Mengapa Pan American World Airways Runtuh: Sejarah Finansial

12

Pan American World Airways tidak menghilang begitu saja. Itu meledak.

Maskapai penerbangan yang pernah menyatukan belahan bumi barat ini bangkrut pada tanggal 4 Desember 1991. Sebelum hari terakhir itu, Pan Am merupakan kekuatan dominan dalam perjalanan internasional hampir sepanjang abad ke-20. Jangkauannya terbentang dari Amerika Utara dan Selatan hingga Eropa, Asia, Afrika, dan Timur Tengah.

Namun pada tahun 1980an, situasinya memburuk dengan cepat. Perusahaan induk, Pan Am Corporation, mengambil alih kepemimpinan pada tahun 1984. Kesulitan keuangan tidak terjadi secara tiba-tiba. Itu adalah pendarahan yang lambat. Rute dipangkas. Layanan dikurangi. Perusahaan tidak punya pilihan selain menghentikan operasinya.

Bagaimana Juan Trippe Membangun Maskapai Global Pertama

Ceritanya dimulai pada tahun 1927. Juan Terry Trippe, mantan penerbang angkatan laut Perang Dunia I, mendirikan perusahaan tersebut. Dia tidak memulai dengan penumpang. Dia mulai dengan surat.

Trippe mendapatkan kontrak untuk terbang antara Key West, Florida, dan Havana, Kuba. Layanan penumpang pertama antara kedua kota tersebut diluncurkan pada tahun berikutnya. Hari-hari awal sangat sulit. Charles A. Lindbergh adalah salah satu pilotnya. Dia menyurvei rute-rute baru saat terbang untuk maskapai penerbangan yang baru lahir itu.

Pada akhir tahun 1929, Pan American menguasai jaringan yang sangat besar. Itu menempuh jarak 12.000 mil. Rute tersebut menghubungkan Amerika Serikat dengan Kuba, Haiti, Republik Dominika, Puerto Riko, Meksiko, Honduras Britania (sekarang Belize), Panama, dan Kolombia.

Pan American meresmikan penerbangan transpasifik pertama pada tahun 1936, dengan China Clipper.

Ekspansi tersebut dilakukan secara agresif. Pan Am melakukan penerbangan transpasifik pertama dari San Francisco ke Manila menggunakan China Clipper pada tahun 1936. Tiga tahun kemudian, pada tahun 1939, Pan Am meluncurkan penerbangan transatlantik pertama dari New York City ke Lisbon menggunakan Yankee Clipper. Penerbangan keliling dunia pertama dilakukan pada tahun 1947, melakukan perjalanan ke arah timur dari New York kembali ke New York.

Segera setelah Perang Dunia II, Pan American bisa dibilang merupakan maskapai penerbangan internasional terkemuka di dunia. Ia tidak menunggu pesaing untuk mengejar ketinggalan. Pada pertengahan tahun 1950-an, Pan American mengakuisisi pesawat jet pertama Boeing, B-707. Ini membuka jalan bagi perjalanan jet.

Akuisisi Maskapai Nasional dan Hutang Tersembunyi

Tahun 1960an dan 70an membawa kemunduran finansial. Meski prestise, neraca keuangannya goyah. Perusahaan mencari pertumbuhan kembali melalui akuisisi.

Pada tahun 1980, Pan American membeli National Airlines. Pembelian ini mengamankan jaringan rute yang luas di sepanjang pesisir timur AS dan titik-titik barat.

National Airlines memiliki sejarahnya sendiri. Ia dibentuk pada tahun 1929 oleh George Theodore Baker (1900–1963). Baker memulai Sistem Taksi Udara Maskapai Nasional di Chicago. Dia memindahkan perusahaannya ke Florida pada tahun 1934. Perusahaan ini digabungkan kembali menjadi National Airlines, Inc., pada tahun 1937. Perusahaan ini menjadi pemain utama pada tahun 1944 ketika memenangkan rute wisata yang menguntungkan antara New York dan Florida.

Pan Am juga mengoperasikan Pan Am Express, Inc., menangani penerbangan lanjutan di Kanada, Amerika Serikat, dan Eropa. Perusahaan ini menjalankan Pan Am Shuttle, Inc., yang melayani koridor dengan lalu lintas tinggi antara Boston, New York City, dan Washington, D.C. Ini adalah operasi yang menguntungkan. Namun akuisisi National tidak memperbaiki utang yang mendasarinya.

Menjual Permata Mahkota

Pan American tetap berada dalam kesulitan keuangan sepanjang tahun 1980an. Strateginya bergeser dari pertumbuhan ke kelangsungan hidup. Perusahaan mulai menjual asetnya yang paling berharga.

Pada tahun 1986, Pan Am menjual rute Asia dan Pasifik Selatan yang berkembang pesat dan menguntungkan ke United Airlines. Ini adalah kemunduran yang strategis. Pasar Asia adalah wilayah pertumbuhan utama. Menjualnya memberikan uang tunai segera tetapi menghilangkan aliran pendapatan besar di masa depan.

Penurunan ini semakin cepat terjadi pada awal tahun 1990an.

Pada bulan November 1991, masih dalam kesulitan, Pan Am menyelesaikan penjualan rute transatlantik, benua Eropa, Timur Tengah, dan Asia ke Delta Air Lines. Ini adalah rute inti internasional yang mendefinisikan merek tersebut. Menjualnya menghilangkan identitas utama Pan Am.

Kebangkrutan dan Penutupan

Upaya untuk bertahan hidup gagal. Model keuangannya rusak.

Pan Am mengajukan pailit pada bulan Januari 1991. Waktu terus berjalan. Operasi dibekukan. Rute dibatalkan. Merek yang pernah identik dengan prestise Amerika itu dibongkar sedikit demi sedikit.

Pada bulan Desember 1991, perusahaan