ETF Dividen Tinggi: Panduan untuk Investor yang Berfokus pada Pendapatan

8

Dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) dengan dividen tinggi telah menjadi landasan bagi investor yang mencari pendapatan tetap tanpa kerumitan dalam memilih saham. Dana ini menyatukan berbagai perusahaan yang membayar dividen, mendistribusikan keuntungan kepada pemegang saham setiap triwulan atau bulanan—menjadikannya populer di kalangan pensiunan dan mereka yang menginginkan keseimbangan portofolio.

Mengapa Dividen Masih Penting

Secara historis, dividen menyumbang sekitar sepertiga dari total keuntungan pasar saham AS sejak tahun 1926, menurut Indeks S&P Dow Jones. Meskipun imbal hasil yang lebih tinggi memang menggiurkan, dana terbaik memprioritaskan keberlanjutan dividen daripada besaran pembayaran. Investor juga harus menyadari bahwa SEC memperingatkan bahwa dana dividen masih bisa kehilangan nilainya, dan imbal hasil yang tinggi dapat menandakan risiko yang lebih tinggi.

ETF Dividen Tinggi Teratas yang Perlu Dipertimbangkan

Berikut enam opsi yang menonjol, dengan fitur utama:

  • Vanguard High Dividend Yield ETF (VYM): Menawarkan hasil moderat dengan biaya rendah dan diversifikasi luas.
  • Schwab US Dividend Equity ETF (SCHD): Berfokus pada perusahaan dengan arus kas dan riwayat dividen yang kuat, memprioritaskan kualitas daripada hasil.
  • iShares Select Dividend ETF (DVY): Berinvestasi pada perusahaan dengan imbal hasil tinggi namun memiliki konsentrasi sektor, terutama pada utilitas dan keuangan, sehingga sensitif terhadap suku bunga.
  • Portofolio SPDR S&P 500 High Dividend ETF (SPYD): Memberikan imbal hasil tertinggi di S&P 500, namun memiliki volatilitas yang lebih besar.
  • JPMorgan Equity Premium Income ETF (JEPI): Menggunakan strategi panggilan tertutup untuk meningkatkan pendapatan, yang mungkin membatasi potensi kenaikan.
  • iShares Core High Dividend ETF (HDV): Menekankan pada perusahaan yang kuat secara finansial dengan imbal hasil tinggi, dengan eksposur yang signifikan terhadap energi dan kebutuhan pokok konsumen.

Bagaimana ETF Dividen Tinggi Sesuai dengan Portofolio Anda

Federal Reserve Bank of St. Louis menemukan bahwa saham dividen sensitif terhadap perubahan suku bunga. Dana ini paling baik digunakan sebagai bagian dari portofolio yang terdiversifikasi—menggabungkannya dengan saham dan obligasi yang sedang berkembang—dan bukan sebagai strategi yang berdiri sendiri.

Risiko untuk Dipahami

Kenaikan suku bunga dapat menekan harga, dan pemotongan dividen dapat mengurangi pendapatan. Konsentrasi sektor, inflasi, dan kemerosotan ekonomi juga dapat mempengaruhi kinerja. Penelitian Vanguard menunjukkan bahwa strategi dividen dapat membantu mengurangi volatilitas ketika dipadukan dengan aset yang terdiversifikasi, namun penentuan ukuran posisi sangat penting, terutama bagi pensiunan yang mengandalkan distribusi.

Kesimpulannya, ETF dengan dividen tinggi menawarkan cara mudah untuk menghasilkan pendapatan sambil mempertahankan diversifikasi. Bagi sebagian besar investor, mereka bekerja paling baik sebagai komponen portofolio yang lebih luas dan seimbang dibandingkan sebagai strategi investasi tunggal.